Politisi Gerindra Tersangka Pembakaran 7 SD di Palangka Raya

FAJAR.CO.ID -- Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Yansen Binti (YB), sebagai tersangka kasus pembakaran tujuh sekolah dasar (SD) di Palangka Raya.

Anggota DPRD Kalteng itu ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan maraton sejak siang hingga pukul 22.00 waktu Indonesia barat (WIB), Senin (4/9/2017).

Polda Kalteng tak hanya menjerat Yansen. Sebab, sebelumnya polisi sudah menjerat sopir pribadi Yansen yang berinisial AG juga menjadi tersangka dalam kasus itu.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ada dua orang, yakni YB (Yansen, red) dan AG," kata Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu seperti diberitakan laman prokal.co (FAJAR.co.id Group).

Sebelum menetapkan Yansen Binti (YB) sebagai tersangka, polisi melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda.

Ketiga lokasi yang digeledah oleh tim gabungan dari Mabes Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng itu adalah ruang kerja YB di gedung KONI Kalteng, meja kerjanya di ruang Komisi B DPRD Kalteng dan rumah kediaman YB di Jalan Batu Suli V-C Palangka Raya.

Penggeledahan pertama mulai dilakukan sekitar pukul 16.30 Wib di ruang kerja YB di gedung KONI yang berada di Jalan Tjilik Riwut.

Kemudian sekitar pukul 17.00 Wib, dua tim lainnya kembali melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda, yaitu di rumah kediaman YB di Jalan Batu Suli V-C. Sedangkan tim lainnya menuju gedung DPRD Kalteng dan menggeledah ruang Komisi B dimana YB khususnya meja tempat bekerjanya sebagai anggota dewan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...