Akhirnya Erdogan Telepon Myanmar, San Suu Kyi Bicara Begini

Rabu, 6 September 2017 19:05

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Penasihat negara Myanmar Aung San Suu Kyi akhirnya bersuara soal konflik di Negara Bagian Rakhine. Tanpa sama sekali menyebut etnis Rohingya, Suu Kyi memastikan bahwa pemerintah berusaha melindungi semua orang di wilayah tersebut.Hal itu disampaikannya dalam perbincangan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Pembicaraan tersebut dirilis Kantor Penasihat Negara Myanmar melalui Facebook, Rabu (6/9).”Kami sangat mengerti, lebih dari kebanyakan (bangsa), bagaimana rasanya hidup tanpa hak asasi manusia dan perlindungan demokratis. Karena itu, kami memastikan hak setiap orang di negara kami terlindungi, tak hanya hak politik, tapi juga sosial dan perlindungan kemanusiaan,” ujar Suu Kyi.Suu Kyi mengeluhkan banyaknya informasi yang salah mengenai situasi di Rakhine. Dia khawatir situasi tersebut berdampak buruk terhadap hubungan Myanmar dengan negara-negara sahabat.Mengenai masalah misinformasi ini, Suu Kyi sempat menyinggung soal wakil perdana menteri Turki yang mengunggah banyak foto hoaks mengenai kondisi di Rakhine.Menurut dia, hoaks semacam itu adalah bagian dari agenda besar kelompok teroris yang ingin menciptakan kekacauan.”Turki yang berpengalaman menghadapi bahaya terorisme dan kelompok PKK (separatis Kurdi) pasti mengerti tantangan yang saat ini dihadapi Myanmar,” tambah Suu Kyi.

Bagikan berita ini:
8
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar