Umar Samiun: Tuntutan Jaksa Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Rabu, 6 September 2017 18:41

Sementara itu, Penasehat Hukum Umar Samiun, Saleh SH MH menduga JPU KPK mengalami kebingungan dalam menyusun tuntutan terhadap Umar Samiun. Alasannya, setelah mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh JPU banyak fakta persidangan justru tidak dimasukkan kedalam materi tuntutan.“JPU dalam menyusun tuntutan lebih pada permainan opini. Misalkan begini sudah jelas dikatakan Abu Umaya dia tidak tahu, apakah Umar Samiun meminta bantuan Dian Farizka untuk menyusun gugatan pada sengketa Pilkada Buton di MK. Namun, dalam tuntutan tadi, seolah-olah dibuat bahwa yang membuat tuntutan saat berperkara di MK adalah Dian Farizka,” bebernya.Mengenai uang transferan Rp. 1 Miliar yang dikirim ke rekening CV Ratu Samagat juga sudah jelas bahwa Akil Mochtar sendiri tidak mengakui bahwa dirinya pernah menyuruh Arbab Paproeka untuk meminta sejumlah uang kepada Bupati Buton. Hal itu pula telah terbantahkan oleh keterangan Arbab Paproeka didalam persidangan yang mengakui bahwa uang tersebut diperuntukkan untuk dirinya sendiri“Di dalam persidangan dibelokan seolah-olah uang itu untuk Akil Mochtar. Artinya, tuntutan ini tidak sesuai dengan fakta persidangan, kita tentu akan membuat pembelaan termasuk rekaman persidangan ini akan kita sampaikan ke majelis hakim bahwa apa yang disampaikan JPU tidak sesuai dengan fakta persidangan,” tukasnya.

Bagikan berita ini:
7
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar