Bajak Akun Orang, Ketua Saracen Terancam Pasal Berlapis

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua umum kelompok jaringan penebar ujaran kebencian dan Konten SARA atau yang dikenal buzzer Saracen, Jasriadi diduga telah melakukan pembajakan terhadap akun milik orang lain secara ilegal. Diketahui, saat ini Jasriadi bersama tiga tersangka lainnya telah mendekam di tahanan Bareskrim Polri.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengungkapkan bahwa Jasriadi terbukti telah melakukan pembajakan terhadap akun milik orang lain, maka dia kembali dikenakan hukuman atas perbuatannya.

“Pembajakan akun milik orang lain ada pasalnya lagi, itu menggunakan akun orang lain secara ilegal,” kata Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (8/9).

Hal itu menurut Setyo telah melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), yakni menggunakan akun milik orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya, maka akan dikenakan hukuman.

Namun, saat ini Setyo belum bisa memastikan berapa banyak akun yang telah dibajak oleh Jasriadi. Pihak kepolisian, katanya, masih terus melakukan pendalaman.

“Undang-undang ITE itu melarang pemakaian akun tanpa seizin pemiliknya. Banyak akun yang digunakan secara ilegal, tapi belum tahu jumlahnya berapa,” ucap Setyo.

Diketahui, sampai saat ini polisi masih menunggu hasil laporan analisa Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam mengusut aliran dana sindikat Saracen. Lantaran, polisi telah menemukan 14 rekening dari hasil barang bukti yang sudah disita dan sudah diserahkan polisi ke PPATK. (Fajar/JPG)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...