Kata Jubir KPK soal Wacana Pembekuan Lembaganya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bereaksi keras, lantaran ada salah satu anggota Pansus dari Fraksi PDI Perjuangan menginginkan lembaga antirasuah tersebut dibekukan.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mempertanyakan apakah wacana tersebut adalah usulan pribadi atau atas nama partai berlogo kepala banteng ini.

"Jadi ini perlu diperjelas apakah dari perorangan atau merupakan sikap fraksi, dan sikap DPR secara inkostitusional," ujar Febri saat dikonfirmasi, Sabtu (9/9).

Namun demikian, apabila itu adalah keputusan dari PDIP, mantan penggiat antikorupsi ini mengaku aneh. Pasalnya para petinggi partai yang dimotori oleh Megawati Soekarnoputri ini ingin lembaga yang dikepalai oleh Agus Rahardjo diperkuat.

"Karena ada komitmen bersama untuk melalui parpol dan kerja pemberantasan korupsi," katanya.

Febri menambahkan, apabila itu hanya usulan bukan dari partai, tapi dari masing-masing anggota, maka ia menduga, ‎itu dilakukan untuk melemahkan KPK. Contoh ingin melemahkan lembaga antirasuah ini lewat revisi UU KPK dan apabila mengusut kasus besar.

"Karena sat ini KPK sedang menangani kasus e-KTP dengan kerugian negara Rp 2,3 triliun dan kasus BLBI dengan kerugian negara Rp 3,7 triliun," jelasnya.

Ia menegaskan, apabila KPK ingin dibekukan saat sedang menanangani kasus besar. Maka dia mengatakan, dalam hal ini yang diuntungkan adalah para koruptor.

Meskipun banyak upaya-upaya yang terus dilakukan para koruptor untuk melemahkan KPK. Febri menegaskan, pihaknya tidak akan terganggu akan hal tersebut. Bahkan KPK akan menjadi serius dalam menangani kasus.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...