Dalami Kasus Penjualan Daging Busuk di Makassar, Polisi Yakin Ada Penambahan Pelaku

0 Komentar

FAJAR.Co.ID, MAKASSAR – Polisi terus menggali informasi dari pelaku penjual daging busuk AP, untuk mengetahui dalang utama dari aksi kejahatan ini. AP kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel.

AP diketahui menjual daging busuk dan tak layak dikonsumsi itu di Pasar Pa’baeng-baeng. ”Kasusnya masih dikembangkan penyidik untuk mengetahui jaringannya. Tersangka masih menjalani pemeriksaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin.

Dijelaskan Dicky, dari hasil interogasi terhadap AP, terungkap jika daging jualannya diperoleh dari Kabupaten Toraja Utara. Selanjutnya ia jual ke penjual coto dan bakso. Penyidik memastikan akan memburu pemasoknya.

Meski begitu, Dicky belum bisa merinci secara jelas terkait keterangan AP. Namun, Dicky mengaku dalam kasus ini akan ada penambahan tersangka. Karena kuat dugaan masih ada pelaku lainnya. Keyakinan pihak kepolisian soal penambahan tersangka ini dari kepemilikan sertifikat pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng.

Menurutnya, ada 40 pedagang di pasar Pa’baeng-baeng dan hanya tiga pedagang yang mengantongi ijin. Perwira tiga bunga melati di pundaknya itu menambahkan, pascapengungkapan kasus ini, polisi kembali turun ke Pasar Pa’baeng-baeng. Namun, sejumlah penjual daging di sekitar lods AP memilih tak berjualan. ”Jadi kuat dugaan mereka memiliki jaringan pemasok daging,” tandas Dicky.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto secara terpisah, berjanji akan meningkatkan pengawasan lalulintas ternak serta daging dari luar daerah masuk ke Makassar. Terlebih terhadap daging yang dipasok menggunakan bus untuk mengelabui petugas yang berjaga di jalan poros.

“Saya sudah monitor. Ternyata daging yang tidak layak konsumsi itu dipasok dengan menggunakan bus. Karena itu saya minya ke PD Terminal untuk turun bersama-sama melakukan pengawasan,” kata Danny, kemarin. (Fajar/BKM)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...