Mantan Jubir Presiden Minta KPK Segera Diformat Ul

Senin, 11 September 2017 19:40
Mantan Jubir Presiden Minta KPK Segera Diformat Ul

Sejak didirikan pada 2002 hingga memasuki usia 15 tahun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum pernah menyentuh perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

Seolah mereka (perushaan asing), terutama yang bergerak di sektor pertambangan (migas dan mineral), bersih, tidak pernah menyuap pejabat dan ngemplang pajak.
“Padahal dari skandal penggelapan pajak yang dilakukan Gayus Tambunan tempo hari, polisi mencatat ada sekitar 150 perusahaan, belasan di antaranya perusahaan besar asing, yang manipulasi pajaknya,” kata Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi melalui keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Senin (11/9).
Baru setelah didesak sejumlah LSM dan tokoh pendukungnya, KPK masuk dalam kasus mafia pajak itu, dan memberikan supervisi kepada Polri.
“Tapi anehnya, setelah KPK masuk belasan perusahaan asing pengemplang pajak itu raib secara misterius,” tambah Adhie.
Adhie mengaku sejak awal memang mengetahui bahwa KPK yang diinisiasi Bank Dunia sebagai bagian dari MoU IMF dengan pemerintah (orde baru) pada 1997, memang didesain hanya untuk memberantas korupsi yang dilakukan pejabat lokal, memberikan jaminan negara-negara donor (Bank Dunia) agar tidak dikorupsi.

Bagikan berita ini:
10
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar