Pemesan Satu Truk Telur Itik Mengaku Rugi, Semua Dimusnakan – FAJAR –
Daerah

Pemesan Satu Truk Telur Itik Mengaku Rugi, Semua Dimusnakan

Pemusnahan telur itik

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN – Pemusnahan 153.180 butir telur dan 300 kilogram pakan konsentrat itik ilegal dilakukan tim gabungan dari Balai Karantina, Kepolisian, dan Kejaksaan di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, Jalan Sotoyo S, Banjarmasin, kemarin pagi.

Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, drh Achmad Gozali, mengatakan jika barang ilegal tersebut sebenarnya sempat lolos dari pemeriksaan oleh Balai Karantina Pertanian. Telur yang berasal dari Surabaya itu dimasukkan ke dalam truk fuso.

Kronologinya, pada pukul 19.00 Wita (19/8), truk bongkar muat di terminal Kapal Roro sampai. Namun, pukul 22.30 Wita petugas patroli Polsek KPL mengadakan pemeriksaan. Hasilnya pengurus ADR Cargo, Sukasno, tidak dapat menunjukkan dokumen karantina kepada petugas Polsek KPL.

Selanjutnya pada pukul 23.00 Wita, petugas karantina dihubungi dari petugas KPL dan langsung melakukan pemeriksaan ke TKP di terminal bongkar muat. Setelah diperiksa, telur konsumsi dan konsentrat ini tanpa dokumen yang disyaratkan.

Petugas karantina bersama Polsek KPL menyita barang bukti terdiri dari 121.500 telur ayam konsumsi, 31.680 butir telur itik konsumsi, serta 300 kilogram pakan itu dari ekspedisi ADR. Selain telur, dari truk tersebut juga diamankan enam sak pakan konsentrat untuk itik atau seberat 300 kilogram.

Dia menambahkan karena telah melanggar UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan maka pihak ekspedisi terancam hukuman pidana maksimal 3 tahun kurungan, dan denda sebesar Rp 150 juta. “Jadi ini lah pasal yang kami ajukan,” tegasnya.

Kani selaku pembeli di Banjarmasin juga hadir dalam pemusnahan telur tersebut. Dia mengaku ikut dirugikan akibat penyitaan tersebut. Kani mengaku tak mengetahui jika telur yang dibelinya melalui jalur ilegal.

“Saya pembeli, terima di tempat. Soal surat menyurat tidak pernah saya urus, itu urusan mereka. Urusannya kan sudah di jalan. Soal rugi lihat sendiri saja berapa kerugiannya,” tuntasnya.(eka/az/dye)

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!