Emoji Berjilbab di Twitter Spesial untuk Halimah Yacob – FAJAR –
Internasional

Emoji Berjilbab di Twitter Spesial untuk Halimah Yacob

Foto: Twitter

FAJAR.CO.ID — Momen spesial Halimah Yacob sebagai presiden wanita pertama di Singapura, Rabu (14/9/2017), direspons salah satu platform media sosial, Twitter, dengan meluncurkan emoji khusus perempuan melayu tersebut.

Emoji itu berbentuk perempuan berjilbab merah, berbaju putih, serta mengenakan kacamata. Di jilbabnya disematkan pin berbentuk bintang.

Jilbab, baju, dan pin bintang itu merepresentasikan bendera Singapura. Dengan menulis tagar #HalimahYacob, #PresidentHalimah atau #MdmPresident alias madam president, emoji Halimah langsung muncul.

Emoji itu langsung menuai pujian dari para pengguna jagat maya. ”Saya adalah presiden untuk semua penduduk. Meski ini adalah pemilu khusus, saya bukan presiden untuk kalangan tertentu,” ujar perempuan yang kemarin tampil cantik dengan balutan busana dan jilbab oranye tersebut.

Dalam pidatonya yang dibaca menggunakan dua bahasa, Melayu dan Inggris, Halimah menyerukan agar penduduk Singapura bersatu. Bukannya mencari perbedaan, tapi persamaan.

Dia berusaha menjawab kritikan dan penolakan dari sebagaian masyarakat Singapura yang merasa sistem pemilu saat ini tidak adil.

Mulai adanya pemilu khusus untuk etnis tertentu yang belum pernah menjadi kepala negara selama 30 tahun hingga tidak adanya pemungutan suara.

Meski sempat ada suara yang mempertanyakan pemilihan Halimah, tak ada yang memengaruhi keputusan komisi pemilu Singapura (PEC).

Lewat akun Twitter-nya, PM Singapura, Lee Hsien Loong, memberikan ucapan selamat untuk Halimah. Menurut Lee, pengalaman panjang Halimah, baik dalam kehidupan maupun politik, akan membantunya sebagai presiden nanti.

Mereka yang tidak terima dengan terpilihnya Halimah juga masih banyak. Meme-meme bahwa Halimah adalah presiden yang dipilih bukan terpilih oleh rakyat juga bermunculan.

Mereka tetap tak kukuh bahwa seharusnya tetap dilakukan pemilu dan ada lawan untuk Halimah. Rakyatlah yang seharusnya menentukan presiden mereka.

Di Singapura, posisi presiden bisa dibilang hanya simbolis. Mereka biasanya bertugas menerima tamu-tamu negara. Sebagian besar urusan negara ditangani PM.

Sebagian kuasa presiden adalah memberikan ampunan serta memerintahkan investigasi kasus korupsi.

(CNA/StraitTimes/Mashable/sha/c25/any)

 

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!