Persib Disanksi soal Rohingya, Ketua MPR Siap Patungan Bayar Denda

FAJAR.CO.ID -- Imbas dari koreo "Save Rohingya", Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung (Persib).

Melalui surat bernomor 92/L1/SK/KD-PSSI/IX/2017, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan denda pada Persib sebesar Rp 50 juta.

Menanggapi sanksi tersebut, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menegaskan pembelaannya kepada Bobotoh karena solidaritas kemanusiaan untuk Rohingya.

"Saya justru salut dan hormat pada Bobotoh yang menunjukkan solidaritas pada tragedi Rohingya. Ini sepenuhnya solidaritas kemanusiaan dan bukan politik," tegasnya, Jumat (15/9/2017).

Terkait denda dari PSSI kepada Persib, Zulkifli mengaku siap ikut patungan bersama Bobotoh.

"Saya siap ikut patungan bareng Bobotoh untuk bayar denda PSSI. Patungan atau udunan adalah ekspresi yang seharusnya dihormati," ujar ketum PAN ini.

[caption id="attachment_5580" align="aligncenter" width="300"] Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (Foto: Dok FAJAR Group)[/caption]

Zulkifli Hasan menyebutkan, sepak bola adalah bahasa kemanusiaan yang paling universal. "Ada banyak cara mengekspresikan empati dan simpati. Sepak bola menyatukan semuanya," ungkapnya.

Zulkifli akan berkoordinasi dengan Koordinator Viking Persib Club, Heru Joko, untuk teknis ikut patungan termasuk soal besaran patungan.

"Yang penting pesan solidaritas kemanusiaan untuk Rohingya-nya sampai," tutupnya. (rus/rmol/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...