Jaringan Internet Terganggu, Mahasiswa Serbu Kantor Telkom

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Keinginan masyarakat Kalimantan Utara untuk mendapatkan kompensasi dari PT Telkom akibat gangguan jaringan internet yang terjadi sebulan belakangan, akhirnya terwujud.

BUMN itu bersedia memberikan kompensasi setelah didesak oleh elemen mahasiswa yang berunjuk rasa di depan kantor Telkom Jalan Mulawarman Tarakan, Kamis (14/9).

Awalnya, pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi di depan GTM selama kurang lebih 15 menit. Saat menyuarakan keluhan masyarakat, situasi sempat memanas karena pendemo terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian yang coba menertibkan massa agar tidak melewati garis yang sudah ditentukan.

Tak puas berdemo di depan GTM, massa merangsek ke kantor Telkom. Namun, aksi mereka hanya sampai di depan pagar saja karena puluhan aparat kepolisian juga sudah mengantisipasi.

Aksi massa di depan kantor PT Telkom pun terlihat memanas dengan mencoba menggoyang-goyangkan dan memanjat pagar agar bisa masuk dan bertemu pimpinan PT Telkom. Tapi, niat mereka terhalang dengan aparat kepolisian.

“Kami tidak mau terima alasan, Telkom harus memberikan kompensasi kepada masyarakat. Dan, hari ini juga kami menunggu keputusan itu,” ujar salah seorang aktifis PMII, Riski.

Tuntutan itu pun disepakat Telkom dengan memberikan kompensasi sebesar 16,9 persen pada tagihan Agustus. Kompensasi itu diputuskan melalui hitung-hitungan yang sudah ditentukan oleh PT Telkom.

“Waktunya adalah down time atau waktu mati. Kami akan presentasikan dengan waktu total. Bulan Agustus itu kan 31 hari dikali 24 jam, kalau tidak salah 744 jam. Waktu down time kami 128 jam. Jadi, 128 jam dibagi 744 jam, ketemunya 16,9 persen,” beber General Manager PT Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto di hadapan pengunjuk rasa.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...