Jaringan Internet Terganggu, Mahasiswa Serbu Kantor Telkom


Mengenai mekanisme penyalurannya, kata Prio, akan dibahas lagi oleh pihaknya dan baru bisa disampaikan beberapa hari ke depan. Karena sebagai perusahaan yang sahamnya kini di tangan investor, keputusan harus diambil berdasarkan kesepakatan pemegang saham.Namun, Prio menegaskan kompensasi hanya diberikan bagi pelanggan yang sudah membayar. Dengan catatan, kompensasi dalam bentuk pengurangan tagihan iuran ini kemungkinan dilakukan dengan pengurangan tagihan di Oktober.“Kalau belum bayar bagaimana mau diberi kompensasi,” ujarnya.Prio juga tidak menjamin akan stabilnya jaringan internet dalam beberapa bulan depan. Menurutnya, selama proyek pelebaran jalan masih dilakukan di sepanjang jalur yang dilewati fiber optik (FO), adanya hewan pengerat, dan selama terjadi gangguan alam, selama itu pula potensi gangguan jaringan internet masih ada.Namun, pihaknya akan berupaya mengantisipasi potensi gangguan tersebut. Misal, gangguan yang disebabkan pembangunan sesuai arahan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kaltara ketika berkunjung pada Rabu (13/9), pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Kaltara terkait identifikasi wilayah.Di sisi lain, selama proyek Indonesian Global Gate (IGG) yang menguhubungkan dari Batam, Balikpapan, Manado, Filipina, Hawai dan Amerika belum kelar, ia pun tidak menyangsikan bahwa potensi gangguan jaringan masih bisa terjadi. Untuk semua potensi gangguan itu, Prio juga tidak menjamin ada lagi kompensasi di kemudian hari.“Kalau kami disuruh berjanji, itu yang tidak bisa kami lakukan. Jadi sementara ini satu per satu dulu,” timpalnya. (mrs/fen)

Komentar

Loading...