Ibu yang Masukan Bayinya ke dalam Freezer Diperiksa Lagi

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Pemeriksaan kasus temuan bayi dalam freezer kembali dilakukan penyidik di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tarakan, Jumat (15/9).

Bahkan, pemeriksaan dilakukan tidak hanya terhadap SFH, ibu bayi yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian juga kembali memanggil suami dan ibu SFH.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardyanto menjelaskan, pemeriksaan tambahan ini dilakukan di ruangan terpisah untuk melengkapi berkas SFH yang akan dikirim ke Kejaksaan Negeri Tarakan.

“Kasus SFH ini sudah masuk tahap satu. Jadi tinggal menunggu aja dari pihak ke kejaksaan. Misalnya, ada P19 atau ada petunjuk lain nanti penyidik akan melengkapi berkas tersebut,” jelasnya.

Ditambahkan, pemeriksaan terpisah untuk menyamakan keterangan ketiganya dalam pemeriksaan sebelumnya. “Apakah ada yang berbeda atau tidak,” ujarnya.

Namun, hasil pemeriksaan enggan dirincinya. Ia mengaku saat penyidik masih membandingkan keterangan ketiganya dengan berita acara sebelumnya. “Kan bisa jadi masih ada kejanggalan dalam keterangan mereka, makanya perlu dilakukan pemeriksaan tambahan lagi,” tegasnya.

Untuk diketahui, pemeriksaan SFH ini merupakan yang kelima kalinya. Namun, Denny memastikan kondisi SFH tidak mengalami depresi dan bisa memberikan keterangan dengan baik.

Terkait rencana rekonstruksi, Denny mengaku belum mendapat informasi dari penyidik. Namun, jika pelaksanaan harus dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) pertama, yakni di rumah SFH Jalan Lestari RT 3 Kelurahan Karang Harapan, pengamanan akan diperketat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...