Kepala Benjol Gara-gara Banting Pintu, Lanjutannya di Kantor Polisi

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Kedatangan Nur Rifa'I ke rumah kakaknya sepertinya tak diinginkan Santi Dewi Kartika. Wanita 37 tahun itu adalah kakak ipar Rifa'I, yang tinggal di Jalan Sultan Alimuddin, Gang Ketapang, RT 38, Sambutan. Tak suka dengan kedatangan adik iparnya itu, Santi lantas menunjukkan kekesalannya dengan cara membanting pintu, Rabu (13/9) lalu. Sontak apa yang dilakukan Santi itu membuat Rifa'I merasa kehadirannya tak disukai. Pria 34 tahun itupun coba menahan amarahnya dan menanyakan maksud kakak iparnya itu membanting pintu. "Kenapa kamu banting-banting pintu?", tanya Rifai'I. Bukannya memberi jawaban yang membuat perasaan Rifa'I tak tersinggung, Santi malah melontarkan kalimat menantang. "Kenapa kalau saya marah-marah," jawab Santi. Karuan jawaban itu membuat Rifa'I menjadi meradang dan akhirnya menyerang kakak iparnya itu dengan membabi buta. Pukulan bertubi-tubi mendarat di kepala dan wajah Santi. Akibat pukulan Rifa’I mengakibatkan kepala Santi lebam dan benjol. Tak terima dengan perbuatan adik iparnya, Santi lantas mengadu ke Polsekta Samarinda Ilir. "Pelaku (Rifa'I, Red) kemudian kami amankan di rumahnya, juga di kawasan Sambutan, tadi sore (kemarin (15/9), Red)," terang Kapolsekta Samarinda Ilir, Kompol Candra Hermawan, melalui Kanit Reskrim, Ipda Purwanto. Karena perbuatannya, Rifa'I terancam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. "Sekarang pelaku masih dimintai keterangan. Dari pengakuannya penganiayaan itu dilakukannya karena sakit hati," pungkasnya.(oke/rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...