Persembahan Anak-anak Gereja HKBP untuk Rohingya

FAJAR.CO.ID -- Sabtu (16/9/2017), Gedung Sopo Marpikir, Jakarta Timur, lebih ramai dari biasanya. Ribuan anak Sekolah Minggu Gereja HKBP se-Jakarta menggelar ibadah raya dan pergelaran budaya anak.

Acara ini diisi juga dengan doa bersama untuk krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar.

Kordinator acara dan juga Preses HKBP Distik VIII DKI Jakarta, Pendeta Midian KH Sirait, mengatakan, secara khusus, doa-doa yang dilantunkan itu bertujuan agar kekerasan di Rakhine, Myanmar, terhadap etnis Rohingya, segera dihentikan. Sebab, tidak ada agama apapun yang mengajarkan kekerasan.

"Kami berdoa khusus, kapada anak-anak yang tidak berdosa, yang tidak punya apa-apa agar dilindungi dari pada kuasa-kuasa jahat di dunia ini. Seperti yang terjadi kepada anak-anak saudara kita di Rohigiya, Bangladesh," kata Pendeta Sirait kepada wartawan.

Ia juga berharap, agar acara yang bertemakan "Firman Allah Mendidik dan Memperlengkapi Setiap Orang untuk Perbuatan Baik" itu, ditujukan juga untuk memperkenalkan secara dini kepada anak tentang kesadaran dan arti pentingnya mencintai sesama umat. Sehingga, memiliki empati dan kepedulian kemanusiaan yang tinggi.

"Kami melihat anak-anak di Myanmar adalah anak Tuhan. Anak sekolah minggu HKBP, bersama-sama berdoa agar Tuhan memberikan jalan keluar, khusus kepada saudara kita di Rohingya," harapnya.

Ketua Panitia, Roni Lumbantobing mengatakan, pengenalan budaya pada anak sejak dini dirasa tepat untuk mengajarkan makna keberagaman. Sehingga, membuat anak lebih menerima pada setiap perbedaan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :


Comment

Loading...