Bukan Profesor, Begini Cara Cerdas RMS Tekan Kemiskinan di Sidrap – FAJAR –
Daerah

Bukan Profesor, Begini Cara Cerdas RMS Tekan Kemiskinan di Sidrap

Bupati Sidrap, H Rusdi Masse (kanan)

FAJAR.CO.ID — Komitmen Bupati Sidrap, H Rusdi Masse (RMS), melakukan perubahan besar pada wilayahnya mendapat apresiasi.

Meski bukanlah seorang guru besar bertitel profesor, doktor, dan lainnya, RMS mampu menekan kemiskinan di Sidrap sekaligus menggenjot pendapatan per kapita masyarakat.

“Meski bukan seorang terdidik dan bukan juga professor dari universitas, tapi Pak Bupati Sidrap itu tahu benar memanfaatkan peneliti Unhas untuk mengentaskan kemiskinan di Sidrap. Hasilnya, Sidrap selalu terendah angka kemiskinannya di seluruh kabupaten se-Sulsel,” ujar Sekretaris Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unhas, Prof Dr Armin Arsyad, Senin (18/9/2017) di Makassar.

Menurut Prof Armin, RMS mampu menerapkan teori kepemimpinan sebagaimana dikatakan oleh filsuf Plato, “Pemimpin yang baik adalah mampu bertindak seperti dokter.”

“Artinya, sebelum melakukan tindakan, dokter itu kan tahu apa penyakit pasiennya. Makanya harus dia periksa dan diagnosa. Setelah itu baru dilakukan intervensi. Nah di Sidrap itu begitu. Sebelum Pemkab melakukan intervensi, peneliti Unhas dulu diturunkan Pak Bupati Sidrap,” beber Prof Armin Arsyad.

Prof Armin juga sempat membandingkan Kabupaten Bantaeng yang dipimpin Nurdin Abdullah sebagai bupati. Nurdin adalah seorang profesor atau guru besar Unhas. “Tapi (Bantaeng) tidak seperti Sidrap. Di Sidrap massif meggunakan peneliti Unhas sebelum melakukan tindakan, khususnya pengentasan kemiskinan. Itulah perbedaannya Bupati Bantaeng dengan Bupati Sidrap,” ujar Prof Armin.

Angka kemiskinan Sidrap berdasarkan data BPS per akhir 2016 hanya 4,5 persen. Sedangkan Bantaeng mencapai di atas 9,53 persen atau dua kali lipat dari angka kemiskinan Sidrap. Padahal kluster kabupaten sama, termasuk jumlah dan populasi penduduknya.

Sekadar diketahui, meski angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap paling rendah dibanding kabupaten lain di Sulsel, namun Pemerintah Kabupaten Sidrap di bawah kepemimpinan H Rusdi Masse (RMS) sebagai Bupati Sidrap tampaknya terus akan menekan angka kemiskinan di Sidrap yang hanya 5,4 persen.

Tak pelak, kerja sama sejumlah pihak dengan melibatkan peneliti dari Unhas pun dilakukan Pemkab Sidrap.

Informasi yang diperoleh dari Pemkab Sidrap sebanyak 6 profesor atau guru besar Unhas terjun ke Sidrap sejak beberapa bulan terakhir ini untuk melakukan penelitian, termasuk di dalamnya melakukan FGD (Forum Group Discussion) demi mencari jalan menekan sisa kemiskinan di Sidrap.

Keenam guru besar itu masing masing; Prof Dr Ir Laode Asrul MP, Prof Dr Armin MSI, Prof Dr Ir Budimawan DEA, Prof Dr Ir Muslim Salam MS, Prof Dr Ir Baharuddin, dan Prof Dr Ir Latief Toleng MSc.

Ada juga doktor yang membantu penelitian para profesor tersebut, yakni Dr Ir Amir Yassi MP, Dr Andi Samsu Alam MSI, Dr Agus Salim SE MSi, Dr Ir Zulkifli Djafar MT, Dr Ir Budiman MP, dan Ashari SP. (*/fajar)

 

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!