Psikologi Forensik Sebut Keterangan Miryam di BAP Sudah Benar

Senin, 18 September 2017 16:25
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ahli Psikologi Forensik Reni Kusumawardhani menilai keterangan tersangka Miryam S Haryani dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kasus korupsi e-KTP patut diduga kebenarannya. Hal itu disampaikan saat menjadi saksi Miryam di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Senin (18/9).”Dalam pengamatan kami terhadap video, di situ patut diduga bahwa keterangan yang disampaikan adalah kebenaran. Sangat mungkin, relevan untuk diduga kebenarannya,” kata Reni saat menyampaikan rekomendasinya kepada majelis hakim di persidangan.Artinya, segala hal yang diucapkan Miryam katanya dalam BAP tersebut patut diduga kebenarannya. “Keterangan relevan untuk dipercaya menjelaskan peristiwa yang dialami Miryam,” jelasnya.Adapun diketahui, Miryam membeberkan aliran dana yang diterima sejumlah anggota maupun fraksi yang ada di DPR. Uang tersebut merupakan fee untuk meloloskan proyek e-KTP yang kala itu pembahasannya berjalan di komisi II DPR.Namun tak lamakemudian, dia mencabut keterangan itu dengan alasan mendapat tekanan dari tiga orang penyidik KPK. Atas pencabutan BAP yang dilakukan Miryam, KPK pun menetapkan mantan anggota DPR tersebut sebagai tersangka. Kini Miryam berstatus menjadi terdakwa, karena dinilai memberikan keterangan tidak benar dalam sidang perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, dengan terdakwa dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman Dan Sugiharto.  (Fajar/JPC)

Bagikan berita ini:
5
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar