Jokowi Ungkap Ribetnya Jadi Presiden, Termasuk Tatapan Raisa

Rabu, 20 September 2017 - 17:55 WIB
Jokowi dan Raisa. (Foto: Foto: biropres)

FAJAR.CO.ID — Banyak hal yang membuat Joko Widodo (Jokowi) merasa ruang geraknya terbatas selama menjabat presiden.

Kadang-kadang dirinya ingin memasang foto yang aneh-aneh di media sosial, seperti facebook, instagram, atau twitter. Namun, presiden khawatir dibilang narsis. Karena itu, presiden membatasi diri.

“Kadang-kadang staf kanan, kiri saya, jangan pak, jangan yang itu, jangan yang itu, jangan yang, aduh. Memang Presiden ada batasan-batasan, itu yang saya enggak senang,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Economic Talkshow “Ekonomi Baru di Era Digital” sekaligus pembukaan Indonesia Business & Development Expo, di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu pagi (20/9/2017).

Presiden Jokowi pada pembukaan Indonesia Business & Development Expo, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (20/9/2017). (Foto: JAY/Humas)

Jadi kalau orang lain, lanjutnya, ada foto-foto acara yang asyik bisa mengeluarkan, dirinya tidak bisa.

Namun, untuk foto-foto tempat jalan-jalan yang indah, masih bisa dikeluarkan, misalnya ke Raja Ampat atau ke Labuan Bajo. “Tapi yang tadi, yang acara-acara yang aneh-aneh, enggak bisa dikeluarkan,” ujarnya.

Kemudian untuk video-video singkat yang lucu, menurut presiden, masih bisa dikeluarkan. Dirinya masih berani mengeluarkan.

Tapi, misalnya seperti foto saat dirinya mengundang artis dan penyanyi ke Istana, meski bukan dirinya yang mengambil tetapi ada orang lain yang mengambil, seperti saat dirinya bersama penyanyi Raisa.

“Saya pas ngomong di sini, di sini ada Raisa, dia memandang saya. Jangan dibalik ya, ini jangan dibalik. Itu pun menjadi hits, menjadi trending di dunia maya. Mungkin lebih tranding lagi kalau saya memandang dia. Itu jadi merepotkan itu,” ungkap Presiden Jokowi yang disambut senyum undangan yang hadir pada acara tersebut.

Dilansir Setkab, pada pembukaan Indonesia Business & Development Expo, di Plenary Hall JCC, Senayan, Jokowi didampingi Menko Perekonomian, Darmin Nasution; Menkominfo, Rudiantara; Menteri BUMN, Rini Soemarno; dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno. (*/setkab/fajar)