Gara-gara Batas Wilayah, Dua Camat Saling Hardik dan Nyaris Adu Jotos

  • Bagikan

Setelah melalui perdebatan yang alot, akhirnya muncul kesepakatan. Kedua daerah sama-sama menerima apa yang sudah diputuskan oleh Pemprov Kalteng yakni titik koordinat batas kedua wilayah adalah di P5. Kemudian kesepakatan tersebut dituangkan dalam MoU yang ditanda-tangani masing-masing bupati.  Bupati Seruyan Sudarsono menyebut, terjadinya kesepatan ini adalah prestasi dua Pemda dan prestasi masyarakat yang sudah secara sukarela memantapkan kesepakatan ini. “Urusan batas hanya administrasi saja, sedangkan kalau ada masyarakat yang sudah terlanjur ber KTP Kobar maka bisa pindah, begitu juga sebaliknya,” terang Sudarsono.Sementara Bupati Kobar Hj Nurhidayah berharap agar tidak terjadi gejolak lagi di masyarakat, karena sudah ada kesepakatan dua belah pihak. Terkait adanya sedikit “riak” atau ketegangan dalam perundingan masalah tata batas, bupati perempuan pertama di Kalteng menyebut hal tersebut adalah persoalan biasa dalam berdiskusi. “Saya berharap dengan selesainya masalah ini, jangan ada permasalahan lagi. Terkait administrasi kependudukan, asset dan lain sebagainya, Pemkab segera melakukan inventarisir,” pungkasnya. (ala/dar)

  • Bagikan