Izin ke Istri Pergi Tidur di Warung Sebelah, saat Ditemukan Sudah Mati Tergantung

Jumat, 22 September 2017 22:44
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MUARA TEWEH – Entah beban berat apa yang dihadapi oleh Karnata (57) hingga ia diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali tambang, di dalam warung depan rumahnya yang berada di Jalan Pramuka Muara Teweh, tepat di depan gedung LPTQ.Hal tersebut pertama kali diketahui oleh pihak keluarga yakni istri korban Yeni Mulyanti (50) dan menantunya Asmoro, Kamis (21/9) usai salat Subuh sekitar pukul 04.30 WIB.Motif korban nekad mengakhiri hidupnya kini masih dalam penyidikan pihak aparat kepolisian. Dan jasad korban juga dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, untuk dilakukan visum. Selain itu polisi juga membawa barang bukti berupa kursi dan tali tambang yang ada di tempat kejadian perkara(TKP).Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban adalah salah seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara (Batara), sebagai Kepala Seksi Pengelolaan Data, bagian Bidang Informasi Data Kependudukan.Keluarga yang pertama kali menemukan korban dengan leher terlilit seutas tali adalah istrinya, Yeni Mulyanti (50) yang kemudian memberitahukan apa yang dilihatnya kepada menantunya Asmoro.“Setelah ibu menceritakan kejadian itu, ibu langsung pingsan,” kata Asmoro.Sementara pengakuan Yeni Mulyanti, istri korban, tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Sebelum kejadian korban ada memberitahukan kepada sang istri, akan tidur di dalam warung yang cuma berjarak sekitar 15 meter dari tempat tinggalnya.

Bagikan berita ini:
8
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar