KY Diminta Awasi Sidang Praperadilan Setya Novanto

Jumat, 22 September 2017 15:15

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua DPR Setya Novanto telah mengajukan praperadilan dalam kasus yang menimpanya, yakni dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).Banyak pihak menduga, praperadilan tersebut akan penuh rekayasa dan akan menguntungkan Novanto dalam putusannya. Pasalnya sebelum mengajukan praperadilan Setya Novanto disebut melakukan pertemuan dengan Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali.Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman minta Komisi Yudisial (KY) mengawasi praperadilan oleh Ketua Umum Partai Golkar‎ tersebut. Terlebih masyarakat juga ikut melakukan pemantauan.”Masyarakat sudah curiga adanya permainan, maka KY harus pantengi dan awasi persidangan, mulai dari administrasi penunjukkan hakim,” ujar Boyamin kepada JawaPos.com, Jumat (22/9).Menurut Boyamin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan penetapan tersangka, pasti ada dua alat bukti kuat. Sehingga sudah sangat jelas hakim harus menolak praperadilan Novanto.”Sangat jelas gugatan Novanto harus ditolak,” tegasnya.Dia juga berpesan kepada hakim jangan ada ‘main mata’ dalam sidang praperadian Novanto. Hakim harus bisa adil dalam memutuskan perkara tersebut. “Hakim harus menjadi bagian dari pemberantasan korupsi,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
2
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar