Saat Ditangkap, Bos Pabrik PCC Sempat Sogok Polisi Rp. 450 Juta

Jumat, 22 September 2017 18:56
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bos pemilik pabrik pil paracetamol, caffein dan carisofrodol (PCC) sempat menyogok polisi Rp. 450 juta saat akan ditangkap. Pelaku ditangkap bersama tiga tersangka lainnya dalam kasus pembuatan serta pengedaran PCC di lokasi yang berbeda.Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto menerangkan, petugas melakukan pengejaran terhadap Budi Purnomo yang merupakan pemilik pabrik pil PCC. Pengejaran tersebut dilakukan usai polisi menangkap Leni Kusniwati yang merupakan istri Budi Purnomo.”Kita sempat melakukan pengejaran terhadap owner pabrik pil PCC, Budi Purnomo. Kita sempat pancing namun tidak berhasil. Akhirnya pukul 04.00 WIB yang bersangkutan datang bersama anaknya dan berusaha menyogok petugas sebesar Rp 450 juta, kemudian dia (Budi Purnomo) langsung ditangkap,” kata Eko Daniyanto di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Jumat (22/9).Eko menjelaskan, penangkapan bos pil PCC berawal dari tersangka Muhammad Aqil Siraj yang ditangkap di Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi berhasil mengamankan 19.000 butir pil PCC.Pengakuan tersangka Muhammad Aqil Siraj, obat keras terlarang tersebut didapat dari Will Yendra. “Will Yendra yang kami tangkap di daerah Rawamangun,” ucap mantan Dirnarkoba Polda Metro Jaya itu.Eko juga menjelaskan, Leni Kusniwati merupakan mantan apoteker yang memang membantu suaminya Budi Purnomo untuk memproduksi dan mendistribusikan pil PCC. “Leni dia mantan apoteker. Bosnya (Budi Purnomo) merupakan mantan kepala cabang perusahaan Farmasi di Bandung,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
2
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar