Sulit Lolos Pemilu 2019, Kader Parpol Kecil Akan Lakukan Ini

Jumat, 22 September 2017 21:05
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID — Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu disebut akan mengurangi peluang partai politik (parpol) kecil lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT).Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (Sekjen KIPP), Kaka Suminta. “Bahkan, kemungkinan parpol yang lolos ke parlemen bisa turun menjadi delapan sampai sembilan partai dibanding parpol yang memenuhi PT dalam pemilu 2014 sebanyak sepuluh parpol,” ujarnya di Jakarta, Jumat (22/9/2017).Menurut Kaka, kemungkinan terbuka karena ambang batas parlemen dalam UU 7/2017 ditambah dari 3,5 menjadi empat persen.Selain itu, model penghitungan tidak lagi menggunakan bilangan pembagi pemilih (BPP).Saat ini, penghitungan menggunakan model saint lague (SL).”‎Dalam simulasi, penghitungan SL ternyata lebih menguntungkan parpol besar. PDIP dan Golkar dalam sebuah simulasi dengan sistem SL naik secara signifikan perolehan kursinya,” ucap Kaka.Karena itu, Kaka memprediksi, k‎ader yang tidak lolos ke Senayan akibat parpolnya tak memenuhi PT pada 2014 lalu berpotensi loncat ke partai besar.”‎Parpol besar memiliki peluang untuk menyeleksi kader yang loncat partai tadi sehingga mendapatkan kader-kader yang dalam Pemilu 2014 memperoleh suara banyak di dapilnya tetapi tak bisa duduk di kursi parlemen karena parpolnya tak memenuhi ambang batas,” pungkas Kaka. (gir/jpnn/fajar) 

Bagikan berita ini:
3
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar