Bupati Buton Harap Hakim Jatuhkan Vonis Sesuai Bukti dan Fakta di Persidangan

Sabtu, 23 September 2017 22:33

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bupati Buton nonaktif Samsu Umar Abdul Samiun akan kembali menghadapi sidang akhir dalam kasus dugaan suap sengketa Pilkada Buton yang melibatkan Mantan Ketua Mahkamah Konsititusi (MK) Akil Mochtar. Sidang puncak tersebut akan digelar pada, Rabu (27/9) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.Dalam sidang putusan nanti, Umar Samiun banyak berharap terhadap Hakim Ketua Ibnu Basuki Widodo yang merupakan Hakim Ketua dalam perkara tersebut untuk dapat memutuskan perkara dengan berdasarkan bukti-bukti dan fakta selama jalannya persidangan.“Jelang pembacaan keputusan Majelis Hakim semoga nantinya benar-benar berdasarkan bukti dan fakta persidangan,” kata Umar Samiun usai persidangan Pledoi beberapa waktu yang lalu.Alasannya jelas, menurut Umar Samiun selama jalannya persidangan terlebih pada saat agenda sidang penuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dalam menyusun surat tuntutan terbangun dari keyakinan yang didasarkan opini semata.“Misalnya begini, pertama JPU dalam dakwaan dan tuntutan mengatakan bahwa Akil Mochtar meminta sejumlah uang kepada saya lewat Arbab Paproeka, akan tetapi JPU mengabaikan keterangan  Arbab dalam persidangan, ini kan aneh,  Kenapa? Karena keterangan Arbab bertentangan dengan tudahan JPU,” tegasnya.Lebih lanjut, dalam persidangan Arbab juga mengatakan bahwa tidak pernah disuruh Akil Mochtar untuk meminta uang kepada dirinya. “Akan tetapi semata inisiatif dia untuk memanfaatkan situasi mendapatkan keuntungan dengan jalan penipu saya. Dan keterangan Arbab itu jelas sekali dalam persidangan,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
9
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar