Terungkap Modus Pihak Asing Adu Domba Lewat Senjata Ilegal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID — Pengamat terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib, mengaku sudah melakukan penelusuran untuk mencari akar dari adu domba ini.Dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Senin (25/9/2017), Ridlwan mengatakan bahwa polemik pembelian senjata yang berujung pada ketegangan antara Polri, TNI, dan BIN merupakan operasi intelijen yang dilancarkan pihak asing untuk mengadu domba ketiga institusi tersebut.”Dari penelusuran dengan metode open source intelligence atau OSINT, operasi adu domba ini menggunakan medsos,” ujar Ridlwan di Jakarta.Dia kemudian menjabarkan penelusurannya. Pada tanggal 23 September pukul 22.00 muncul tanda pagar (tagar) di media sosial #PanglimaTantangBIN. Tagar itu sempat menjadi trending topic di Twitter.”Dari penelusuran saya, itu menggunakan auto bot, mesin, bukan akun akun asli,” sambung alumni pascasarjana Kajian Intelijen UI itu.Tagar #PanglimaTantangBIN, jabarnya, menggunakan link URL sebuah berita di website www.perangbintang.com. Website perangbintang.com beralamat IP di 198.185.159.145 yang berada di Naples, Florida, Amerika Serikat.”Setelah saya cek, website itu di-hosting dari luar negeri. Ada intensi dari pembuat situs itu untuk menyamarkan penjejakan,” kata Ridlwan.Pagi hari, tanggal 24 September isu makin memanas karena beredar berita melalui WhatsApp Group yang mengutip situs perang bintang.com.”Padahal di berita itu hanya wawancara fiktif seolah-olah Kepala BIN diwawancarai. Padahal tidak pernah dan tidak jelas lokasi wawancaranya. Tujuannya jelas fitnah dan menyesatkan,” kata Ridlwan.

  • Bagikan