Terkait Isu 5000 Senjata Ilegal, Panglima TNI Tegaskan Itu Bukan Informasi Intelijen

Rabu, 27 September 2017 16:42

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Isu pembelian 5000 pucuk senjata ilegal benar-benar menyita perhatian masyarakat Indonesia. Tak sedikit orang mengomentari masalah ini. Bahkan, ada pihak lain yang memanfaatkan informasi ini untuk menyudutkan Panglima TNI jendral Gatot Nurmantyo.Menurut Gatot, informasi yang disampaikan diacara silaturahmi TNI dengan Purnawirawan TNI pada Jumat, (22/9) kemarin itu, bukanlah informasi intelijen. Pasalnya yang boleh mengetahui informasi intelijen hanya Presiden.”Yang kemarin saya sampaikan hanya akan belum terjadi kan maka semuanya informasi hanya boleh saya sampaikan kepada atasan saya Presiden. Menko Polhukam pun tidak Menhan pun tidak,” ujar Gatot Nurmantyo di Nusantara 1 DPR, Jakarta, Rabu (27/9).Kendati demikian, selama ini Gatot sangat menghargai peran daripada media. Akan tetapi, soal informasi ini hanya pimpinan negara lah yang bisa mengetahuinya.”Saya, kenapa saya tidak mau. Bukannya saya tidak menghargai media karena yang saya sampaiakan adalah informasi intelijen. Maka hanya Presiden yang boleh tahu,” pungkas Gatot.Seperti diketahui, adanya informasi yang disinyalir disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, tentang adanya pihak-pihak tertentu yang merencanakan memasukan 5000 senjata api ke tanah air sempat membuat geger sejumlah pihak.Percakapan Obrolan Berakhir. (Aiy/Fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI