PS TNI Kalah Lagi, Ibarat Mobil Tempur Nyaris Kehabisan Peluru

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Semangat PS TNI pada putaran pertama Liga 1 tak berlanjut hingga paruh kedua. Sudah 27 laga dilakoni, tetapi penampilan mereka semakin merosot saja.

Dari 27 pertandingan, PS TNI baru merasakan nikmatnya tiga poin sebanyak delapan kali. Jumlah kekalahan mereka hampir dua kali lipat dari jumlah kemenangan (14 kali kalah, 5 kali imbang).

Kekalahan terahir bahkan cukup “mengkhawatirkan”. Manahati Lestusen cs. kalah telak 1-4 dari Persija Jakarta di Stadion Patriot, Sabtu malam (30/9/2017).

Sempat menyamakan kedudukan lewat gol Sansan Husaeni, gawang yang dikawal Bhayangkara selanjutnya harus jebol tiga kali melalui tiga pemain Macan Kemayoran, masing-masing oleh Rezaldi Hehanusa, Rudy Widodo, dan Novri Setiawan. Gol pertama Persija dibuat oleh Fitra Ridwan, memanfaatkan umpan Bambang Pamungkas.

Kekalahan ini sekaligus melekatkan PS TNI sebagai tim yang identik dengan pembantaian. Sebelumnya mereka beberapa kali dibantai oleh tim lawan. Total, dari 27 laga, sudah 35 gol bersarang ke gawang PS TNI.

Pelatih PS TNI, Rudy Eka, jelas kecewa dengan hasil ini. Bermaksud memperbaiki tim setelah ditinggal Ivan Kolev, tetapi The Army tak kunjung membaik.

“Saya datang ke PS TNI untuk perbaiki tim. Ibarat perahu bocor, harus banyak ditambal. Banyak pemain cidera,” katanya.

Rudy Eka dan tim patut lebih serius untuk berbenah. Sedang di urutan 14, mereka semakin dekat ke zona degradasi. Jangan sampai “mobil tempur” benar-benar kehabisan peluru, lantas gigit jari karena harus terlempar ke Liga 2 musim depan. (*/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...