Bos Pengedar Daftar G di Makassar Diperlakukan Spesial

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Bagaimana pemberantasan obat daftar G di Kota Makassar bisa tuntas jika bos pengedarnya justru diperlakukan spesial.

Ini terihat jelas ketika tersangka Alex tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar pada saat diserahkan oleh pihak Polda Sulsel, Senin (2/10/2017).

Alex (50) selaku bos pemilik gudang obat daftar G di Kota Makassar datang dengan santai tanpa menggunakan baju tahanan Polda Sulsel.

Perlakuan ini sangat kontras dengan pengeder ecek-ecek jika dibekuk aparat Kepolisian. Belum lagi sempat terendus kabar bahwa kasus Alex sengaja diulur-ulur.

Alex pun dikabarkan pernah “hilang” dari Polda Sulsel.

Alex saat diserahkan Polda Sulsel ke Kejari Makassar, Senin (2/10/2017). (Foto: Inikata/FAJAR.co.id)

Dalam pelimpahan tersangka sekaligus dengan barang bukti, Senin (2/10/2017) pihak Polda Sulsel terlebih dahulu melakukan registrasi perkara sesuai dengan prosedur administrasi di Kejari Makassar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin, mengaku tak tahu menahu soal kedatangan santai Alex tanpa baju tahanan.

“Kita sebagai jembatan karena lokasi kejadian perkaranya di Makassar, makanya langsung diserahkan,” kata Salahuddin.

Pelimpahan itu juga dengan barang bukti sebanyak 12 dos jumbo obat daftar G diserahkan langsung pihak Polda ke Kejari Makassar dengan Nomor Reg/100/VII/2017/Ditres Narkoba Tgl 17 Juli 2017 ribuan obat yang disita dengan total masing-masing 784 butir Tramadol, 2200 Somadril, 170 Kaleng Tirhexhexiprenidil dan 13 Kaleng Dextro.

Pantauan Inikata.com (FAJAR Group), ribuan obat terlarang tersebut diangkut menggunakan sebuah mobil boks.

Kini tersangka beserta barang bukti itu telah berada di ruangan bidang tindak pidana umum (Pidum) Kejari Makassar untuk segera ditindak lanjuti proses hukumnya. (afr/ini/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...