Mentan Akan Bangun 5 Pabrik Gula Lagi untuk Capai Swasembada

FAJAR.CO.ID -- Rencana ini diprogramkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo, bahwa Indonesia harus membagun 10 pabrik gula apabila ingin memenuhi kebutuhan gula masyarakat dan mencapai swasembada. "Saat ini sudah ada lima pabrik gula yang mulai beroperasi melakukan penggilingan," ujar Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman usai memberikan pengarahan pada Pengukuhan 3 Guru Besar Universitas Halu Oleo serta membuka secara resmi Seminar Nasional dan Kongres XXIV Perhimpunan Fitopalogi Indonesia (PFI) di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo, Kendari, Senin (2/10/2017). Lima wilayah yang sudah siap lakukan penggilingan adalah Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, tepatnya pada bulan November tahun ini. Daerah lain yang menyusul penyelesaiannya adalah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dua pabrik di Jawa Timur, juga Lampung. Sedangkan lima wilayah potensial yang akan dijajaki Mentan untuk bergerak dan dikembangakan adalah Kendari, Papua, NTB , NTT, dan Maluku. Sedangkan untuk Sulawesi Tenggara, Mentan menilai bahwa wilayah tersebut sangat cocok karena memiliki agro climate yang sangat bagus untuk ditanami tebu, tepatnya di Kabupten Bombana, Konawe Selatan. "Kita akan dorong, karena ini sinergi dengan Kehutanan. Ini kehormatan bagi pemerintah. Kita bangun dengan kapasitas 10 ribu TCD (ton cane per day ),” kata Mentan. Dalam kesempatan tersebut, Mentan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menyukseskan swasembada gula dengan menjaga para investor. "Inilah kami ingin sampaikan di kampus-kampus, agar dijaga. Yang bisa mengangkat negeri ini adalah dua hal, investasi dengan ekspor, tidak ada yang lain," tegas Mentan. Mentan juga menjelaskan beberapa hal yang dapat mejaga investor agar mau tetap berinvest, salah satunya soal regulasi dalam hal perizinan. "Di negara lain proses izinnya hanya satu jam, sedangkan di Indonesia bisa bertahun-tahun, tapi perintah presiden, kami yang pimpin langsung, turun sekarang langsung ngolah, syarat untuk investor cuma satu, punya uang cash untuk bangun dan ditunjukan," tegas Mentan. Invest pabrik gula tersebut ditaksir mencapai Rp 4 triliun, dengan rencana minimal 30 ribu hektar. Sehingga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sampai 10 ribu. "Kami minta prioritaskan tenaga kerja lokal Sulawesi Tenggara, kecuali tenaga kerja khusus," jelas Mentan. (*/fajar)  

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :

Comment

Loading...