Bukan Buat Gaduh, Gatot Justru Diminta Presiden Tetap Jaga NKRI

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo terkait “kegaduhan”.

Gatot membantah bahwa dirinya membuat kegaduhan. Justru ia diperintahkan presiden untuk terus mengamankan NKRI.

“Simak lagi, Presiden tidak mengatakan itu (soal kegaduhan) kepada saya sebagai panglima tertinggi dari angkatan darat, laut dan udara,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Cilegon, Banten, Selasa (3/10/2017).

Meskipun Gatot mengakui, Presiden Joko Widodo sebagai kepala pemerintahan menginginkan tidak adanya kegaduhan.

“Sangat jelas perintahnya, sebagai kepala pemerintahan Presiden ingin jangan ada kegaduhan,” ungkap Gatot.

Bahkan menurut Gatot, Presiden Jokowi menganjurkan pada dirinya untuk terus dapat bekerja mengamankan kedaulatan NKRI. “Memang jangan ada gaduh, tetapi bekerja, bekerja dan bekerja,” ujar Gatot.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto membenarkan adanya pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Pertemuan itu dilakukan setelah pernyataan Gatot soal ada lembaga yang mencatut nama Presiden untuk membeli 5.000 pucuk senjata menjadi polemik.

Menurut Wiranto, saat pertemuan itu Presiden Joko Widodo membahas mengenai upaya yang dilakukan agar kondisi negara tetap aman, damai dan tenteram.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga meminta agar seluruh pejabat tidak menyampaikan pendapat ke publik yang tidak menenteramkan.

“Pertemuan Presiden dengan Panglima TNI itu memang ada. Tapi intinya pertemuan itu membahas bagaimana supaya kondisi negeri ini tetap aman tetap damai dan tenteram,” pungkas Wiranto.

(cr5/JPC/fajar)

 

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...