Terungkap! Ketua Saracen Pura-pura Gila

Selasa, 3 Oktober 2017 - 21:49 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Beberapa waktu lalu, Ketua Saracen Jasriadi diperiksakan kejiwaanya ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hal itu dilakukan lantaran ia kerap memberikan jawaban yang berubah-ubah saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/10), bahwa hasil observasi kejiwaan atas Jasriadi sudah rampung.

Hasilnya, tim dokter dan ahli psikolog sama sekali tak menemukan indikasi Jasriadi mengalami gangguan kejiwaan.

“Hasil observasi ahli psikologi, yang bersangkutan masih layak mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia (Jasriadi) sehat,” ungkap Setyo.

Meski begitu, Setyo mengakui bahwa selama menjalani pemeriksaan, Jasriadi selalu membarikan keterangan yang berubah-ubah.

Karena itu, pihaknya pun membuat kesimpulan bahwa Jasriadi sengaja melakukan hal itu.

“Mempersulit, iya, tidak kooperatif,” jelas Setyo.

Akan tetapi, pihaknya masih belum tahu persis alasan Jasriadi selalu memberikan keterangan yang berubah-ubah.

Kemungkinan yang terjadi adalah, Jasriadi sengaja pura-pura gila dengan tujuan untuk lepas dari jeratan hukum.

Selain itu, bisa juga Jasriadi sengaja melakukan hal itu dengan maksud tertentu seperti melindungi pihak tertentu.

Namun, Setyo menegaskan bahwa pihaknya tak ingin berspekulasi. Yang pasti, jika memang ia mempersulit, maka akan memperberat hukumannya.

“KUHP disebutkan kalau dia tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, maka lolos dari jeratan hukum. Kalau dia strateginya mempersulit, ya bisa diperberat,” jelas Setyo. (Fajar/pojoksatu)