Dipimpin Setya Novanto, Golkar Disebut Kena Penyakit Autis Stadium Tinggi

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dianggap sering membuat gaduh, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto memecat Yorrys Raweyai dari jabatannya sebagai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam). Menanggapi hal itu, Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia mengatakan, partai beringin saat ini sedang tertular sakit parah yang diderita pribadi Setya Novanto. "DPP Golkar sedang terserang penyakit autis stadium tinggi," ujar Doli saat dihubungi, Rabu (4/10). Menurut Doli, Partai Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto sedang asyik dengan dirinya sendiri, merasa dunia milik sendiri, merasa hebat sendiri, ketawa dan senyum sendiri, jungkir balik sendiri, bahkan menyakiti dirinya pun dengan menyakiti hari kader dan pengurusnya. "Padahal semua orang di luar dirinya menganggap dan menilai apa yang dibuatnya aneh, kasihan, sakit, ada kelainan, dan menakutkan," kata Doli. Yang lebih parah lagi katanya, semua orang yang mau membantu menyelamatkan dirinya pun tak dipercaya, malah diancam dan dipecat pula. Lembaga survey dibilang pesanan, kader yang kritis dibilang punya kepentingan, lama-lama publik pun bisa disalahkan karena bilang Golkar sedang sakit. Terkait pemecatan terhadap Yorrys. Doli mempertanyakan, apakah Setya Novanto sudah sembuh dari sakit parahnya, sehingga bisa berhentikan orang. "Rapat Pleno tidak jadi digelar, tapi tiba-tiba ada pemberhentian pengurus. Itu pemberhentian dilakukan di mana? Di warung kopi?," ketus Doli. "Jadi sungguh-sungguh terlihat nyata partai ini sama sekali tidak sehat, sakit parah, persis seperti Setya Novanto," pungkasnya.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan