Pelaku Mengaku Stok PSK Diorder dari Mami

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Hasridi Nasrullah (25) berjalan setengah tergesa saat meninggalkan ruang tahanan Polresta Samarinda, Senin (2/10) siang. Menutupi wajah sebisanya dengan tangan, dia menghindari sorotan awak media yang menanti di sepanjang jalan menuju ruang Ekonomi Khusus (Eksus) Satreskrim Polresta Samarinda. Kemarin tersangka kasus prostitusi daring itu menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Intinya saya dijebak,” sebut Nasrullah saat mulai memberikan keterangan kepada polisi. Suaranya lemah. Itu adalah pemeriksaan kesekian kalinya setelah dia ditangkap Jumat (29/9). Kendati demikian, pria yang bekerja di sebuah mal di kawasan Samarinda Ulu itu tak membantah telah menjalankan bisnis tersebut.

Berbagai cara dia lalui demi berkenalan dengan perempuan calon “dagangannya”. Mulai dikenalkan rekan hingga bertemu langsung di tempat hiburan malam (THM) atau kafe. Dari rekannya pula, Nasrullah belajar meniagakan perempuan. “Mulai cara membujuk hingga menawarkan ke tamu,” ucapnya.

Tak mudah, bagi dia, mengumpulkan perempuan yang bersedia dijajakan ke pria hidung belang. Hal tersulit, menurut dia, yakni membujuk perempuan itu dengan menjamin “keamanan” para pelanggan. Keamanan yang dimaksud yakni latar belakang pekerjaan si pelanggan.

Lambat laun, sayap bisnis terlarang Nasrullah meluas. Dia pun berkenalan dengan seseorang yang biasa disapa Bunda. Dari Bunda, Nasrullah mendapat pasokan perempuan tambahan. “Saya tidak tahu nama pastinya. Yang jelas ada juga dari dia (Bunda),” ungkapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor :

Comment

Loading...