Isu Aziz Qahhar Bakal Islamisasi Toraja Itu Cuma “Hoax”

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID — Menjelang Pilgub Sulsel 2018, sederet kampanye negatif menyasar Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).Dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (8/10/2017), giliran Aziz yang digempur dengan isu sesat yang menjurus ke SARA setelah NH diserang dengan isu korupsi lama.Di Toraja, Aziz dituding akan melakukan islamisasi terhadap non-muslim bila nantinya terpilih. Serangan kampanye negatif massif dilakukan menyusul elektabilitas NH-Aziz yang semakin berkibar dan tidak terkejar oleh para rivalnya.Isu islamisasi yang dialamatkan terhadap Aziz jelas menyesatkan. Musababnya, pasangan NH tersebut dikenal sangat mengedepankan toleransi dalam beragama.Munculnya isu sesat nan “hoax” diduga disebarkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menggerus elektabilitas NH-Aziz.Diduga isu itu dilemparkan kepada publik Toraja karena melihat Aziz sebagai muslim yang taat. Ditambah lagi jejak historis sang ayah, Kahar Muzakkar, yang pernah memimpin Gerakan DI/TII.Ihwal Gerakan DI/TII yang dikomandoi oleh Kahar Muzakkar yang juga dituduh melakukan islamisasi di Toraja pun sebenarnya keliru.Meski ingin mendirikan negara berlandaskan azas Islam, Kahar Muzakkar bukanlah orang yang memaksakan agamanya kepada orang lain. Sayangnya, terjadi distorsi sejarah, sehingga banyak kisah yang memberikan gambaran lain.Cerita pembodohan terkait islamisasi oleh Kahar Muzakkar pun diulang di Toraja tatkala sang anak ingin bertarung pada Pilgub Sulsel.Tidak semua warga Toraja percaya isu islamisasi itu, terkhusus bagi mereka yang cerdas dan memahami sejarah.Salah satunya Pradyan Rizky Londong Allo alias Iin, cucu dari Puang MA Rondong Allo, yang mengaku telah mendapatkan penjelasan gamblang dari sang kakek.

  • Bagikan