Terima Kasih, Anci! Abadi Karya-karyamu…

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Belum masuk pintu, Sema sudah terisak. Tangannya menutup sebagian wajahnya, sembari berjalan menuju ruang tempat jenazah Anci Laricci dibaringkan.

“Itu pacar pertamanya omku (Anci, red),” kata Ardi, keponakan Anci Laricci.

Kekasih pertama Anci Laricci kala muda dahulu datang berjilbab hitam, berbaju abu-abu. Matanya yang sembab melihat ke arah jenazah yang diselimuti kain putih.

Air matanya bercucuran, tak kuasa menahan sesak di dada.

Kesedihan Sema mewakili kepedihan orang-orang terdekat Anci Laricci, termasuk para penggemar setianya.

Sedih karena tak akan ada lagi suara khas itu. Suara yang orang-orang kenal bahwa itu suara Anci Laricci.

Musisi legendaris bernama Syamsir Arifin tutup usia pada Minggu pagi (8/10/2017). Dia pergi dengan meninggalkan warisan sejuta karya-karyanya yang akan terus dikenang.

Anci adalah penyanyi dan pencipta lagu daerah Bugis-Makassar. Lagunya yang pernah populer seperti Balo Lipa, I Kau Tonji, Sajang Rennu, juga Pantai Losari.

Dudu-duduk-ki di Pantai Losari..
Anging mamiri seju’ sepoi-sepoi…
Ada cewek-ta duduk di dekat-ta (di dekat-ta bede’)…
Enak-na mamo sampe lupaki pulang…

Itulah salah satu lagu ciptaan Anci Laricci yang juga dinyanyikan langsung olehnya.

Banyak yang tahu lagunya, namun anak kekikian tak banyak yang tahu sosoknya.

Tak banyak pula yang tahu bahwa Anci menderita penyakit asma. Penyakit itu pulalah yang membuatnya tak mampu menuntaskan persembahan lagu terakhir pada sebuah acara di salah satu hotel di Jalan Landak, Kota Makassar, Sabtu (9/10/2017).

Di hotel tersebut, gejala asmanya kambuh, sehingga tak sempat menyelesaikan lagu persembahan. Ia terpaksa digantikan oleh Ancu Laricci, adiknya.

“Dia kan asma, jadi waktu menyanyi kemarin dia tidak sempat menyelesaikan lagunya, jadi saya yang gantikan,” ujar Ancu.

Anci sempat dirawat di Rumah Sakit Stella Maris, Sabtu sore (7/10/2017), namun malam hari kembali berkumpul dengan teman-temannya. Anci menghembuskan napas terakhir pada Minggu pagi (8/10/2017) pukul 9.27 Wita.

“Kemarin sempat masuk di rumah sakit Stella Maris, tapi kemudian kumpul lagi sama teman-teman di tempat biasa nongkrong, tapi tiba-tiba pagi tadi dapat kabar sudah meninggal,” jelas Hasanuddin, keluarga Anci di rumah duka.

Saat ini, jenazah Anci dibaringkan di rumah duka di Jalan Hertasning Barat IV, Kota Makassar. Keluarga dan kerabat ramai berdatangan berbagi pilu sembari mengirimkan doa.

Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, juga menyempatkan diri melawat ke rumah duka. Begitu tiba di lokasi, Danny langsung masuk pintu dan duduk di samping jenazah Anci Laricci.

Seperti duka Sema, Danny pun merasakan kesedihan. Kata dia, Anci Laricci adalah pencipta sekaligus maestro yang dimiliki suku Bugis-Makassar.

“Beliau pencipta lagu kita. Siapa sih yang tidak tahu lagu ‘Duduk-duduk di Pantai Losari’,” ucap Danny turut haru.

Anci Laricci akan dikebumikan besok, Senin (9/10/2017) sebelum Zuhur, sambil menunggu istri dan anaknya tiba dari Jakarta. (and/ini-sul/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...