WeChat Mengaku Salah pada Terjemahan Bernada Rasial

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Perusahaan WeChat meminta maaf setelah perangkat lunaknya menggunakan kata yang dinilai rasial pada terjemahan bahasa Inggris dari bahasa Cina “orang asing hitam”.

Kesalahan itu pertama kali dilihat oleh Ann James, seorang warga Amerika kulit hitam yang tinggal di Shanghai, saat dia mengirim sms rekan-rekannya di Cina untuk mengatakan bahwa dia terlambat.

James, yang menggunakan fitur terjemahan WeChat untuk membaca tanggapan orang Tionghoa, mendapat jawaban yang aneh. Ia kemudian memeriksa frasa tersebut dan rekannya memberitahu bahwa itu adalah ekspresi netral, bukan kata-kata kotor.

WeChat mengakui kesalahan tersebut pada situs berita yang berpusat di Cina.

“Kami sangat menyesal atas terjemahan yang tidak sesuai. Setelah menerima umpan balik dari pengguna, kami segera memperbaiki masalah ini,” begitu keterangan WeChat.

Aplikasi perpesanan Cina ini menyalahkan algoritme karena menghasilkan kesalahan.

Perangkat lunak aplikasi menggunakan kecerdasan buatan yang telah diberi umpan teks besar untuk membantunya memilih terjemahan terbaik.

Ini didasarkan pada konteks, jadi terkadang menggunakan ungkapan yang menghina saat membicarakan kejadian negatif.

Hampir satu miliar orang menggunakan WeChat, yang memungkinkan pengguna bermain game, berbelanja online, dan membayar barang serta mengirim pesan. Ini mirip aplikasi chat populer lainnya, WhatsApp, namun tunduk pada penyensoran. (mel/rmol)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...