Anggota DPRD Pro-Ahok Dituding Jadi Dalang Batalnya Rapat Paripurna Anies-Sandi

Senin, 16 Oktober 2017 - 20:36 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta yang sedianya digelar untuk menyambut Anies Baswedan-Sandiaga Uno, batal dilaksanakan hari ini.

Padahal sebelumnya sudah beredar informasi bahwa Anies Baswedan akan menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam rapat paripurna istimewa itulah, Anies akan menyampaikan pidato politik pertamanya di hadapan 106 anggota DPRD DKI Jakarta.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, M Rico Sinaga menduga batalnya rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta lantaran dihambat pimpinan DPRD yang dalam Pilgub DKI 2017 lalu merupakan pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

“Sikap pimpinan DPRD itu berpotensi menimbulkan kegaduhan baru,” kata Rico di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (16/10).

Karena itulah Rico mendesak agar lima pimpinan DPRD untuk segera mengadakan rapat Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan jadwal rapat paripurna istimewa Anies-Sandi.

“Kami warning paling lambat Rabu harus sudah digelar rapat paripurna istimewa,” ujar anggota Presidium Relawan Anies-Sandi itu.

Rico menilai apabila rapat paripurna istimewa tak kunjung diadakan dalam tempo 2×24 jam, pimpinan DPRD sama saja telah melakukan sabotase.

“Kalau sampai tanggal 18 Oktober belum juga ada rapat paripurna istimewa, kami akan geruduk DPRD,” tegas Rico. (dem/rmol)