Bom Dahsyat Meledak di Somalia, 231 Meninggal, 275 Terluka

Senin, 16 Oktober 2017 - 10:26 WIB
epaselect epa06265446 Vehicles burn at the scene of a massive explosion in front of Safari Hotel in the capital Mogadishu, Somalia, 14 October 2017. Reports state at least 20 peole have been killed when a truck bomb went off on a busy street in central Mogadishu. There was no immediate claim of responsibility but the country's Islamist militant group al-Shabab often carries out similar attacks in the capital. EPA/SAID YUSUF WARSAME

FAJAR.CO.ID — Ledakan bom dahsyat terjadi di Mogadishu, Sabtu waktu setempat (14/10/2017). Teror itu diklaim sebagai yang paling mematikan dalam sejarah Somalia.

Sedikitnya 231 orang dilaporkan meninggal dan lebih dari 275 lainnya terluka.

Jumlah korban tewas diyakini akan terus bertambah. Pasalnya, sejumlah korban mengalami luka serius. Termasuk banyak di antaranya menderita luka bakar parah yang membuat mereka sudah tak bisa dikenali lagi.

“Rumah sakit diliputi oleh korban tewas dan terluka. Ini benar-benar menghebohkan, tidak seperti waktu lain di masa lalu,” kata Direktur Rumah Sakit Madinah, kata Dr Mohamed Yusuf dikutip dari Metro.

Zainab Sharif, seorang ibu empat anak hanya bisa duduk di luar rumah sakit tempat suaminya dinyatakan meninggal dunia, setelah dokter menghabiskan waktu berjam-jam mencoba menyelamatkannya. “Tidak ada yang bisa saya katakan. Kami telah kehilangan segalanya,” katanya.

Presiden Somalia, Mohamed Abdullahi Mohamed, telah mengumumkan tiga hari berkabung di negara tersebut.

Ia juga meminta kepada orang-orang untuk menyumbangkan darah untuk membantu para korban. “Saya meminta semua orang Somalia untuk maju dan menyumbang,” katanya. (Metro/amr)