Butuh 50 Tahun Lagi Seluruh Disabilitas Punya Alat Bantu Dengar

Senin, 16 Oktober 2017 - 14:35 WIB

FAJAR.CO.ID — Sesuai data dari 2015 hingga Agustus 2017, sekitar 91 persen penyandang disabilitas tidak memiliki alat bantu dengar.

“Jadi, masih sembilan persen yang memiliki,” ujar Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya saat menghadiri penyerahan alat bantu dengar oleh DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) kepada penyandang tunarungu dan tunawicara di Phinisi Point Mall, Makassar, Senin (16/10/17).

Menurut Khofifah, APBN di Kementerian Sosial hanya bisa memberikan anggaran sekitar 12 ribu alat bantu. Dengan demikian, pencanangan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 50 tahun kedepan.

Karenanya, Khofifah berharap, ada kemitraan strategis dari seluruh elemen masyarakat, sektor, pemerintah kabupaten kota dan provinsi di seluruh Indonesia dalam membangun komitmen seperti yang dilakukan Pospera.

Pada acara di Phinisi Point Mall yang dihadiri Khofifah, DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) membagikan 425 alat bantu dengar kepada para penyandang disabilitas.

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wali Kota Makassar, Danny Pomanto (tengah) bersama pengurus DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di Phinisi Point Mall, Makassar, Senin (16/10/17). (Foto: Syamsul Alam/FAJAR.co.id)

Khofifah mengapresiasi upaya Pospera dalam membagikan alat bantu dengar, karena sangat bermanfaat bagi penyandang disabilitas.

“Jadi yang dilakukan oleh pospera itu akan menginisiasi seluruh elemen masyarakat untuk saling sapa dengan menyiapkan alat bantu untuk saudara-saudara kita yang menyandang disabilitas, tunarungu dan tunawicara,” tutur Khofifah. (sul/fajar)