Sebut Pribumi-Non Pribumi, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Selasa, 17 Oktober 2017 22:58

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan LP/1072/X/2017/Bareskrim tanggal 17 Oktober 2017 oleh Ketua Umum Gerakan Pancasila, Jack Boyid Lapian pada Selasa (17/10).Kabunang Rudiyanto Hunga, SH. MH selaku pengacara pelapor mengatakan, pihaknya melaporkan Gubernur DKI Jakarta tersebut sehubungan dengan pidato politiknya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/10/2017).”Pelapor diduga melanggar Pasal 4 huruf B ke 1 dan 2 dan pasal 16 UU No. 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi, RAS dan etnis dengan ancaman 5 tahun penjara,” ujar Rudiyanto melalui keterangannya, Selasa (17/10) malam.Dikatakan Rudiyanto, kliennya menilai pidato Gubernur yang diusung Partai Gerindra dan PKS itu dapat memecah belah bangsa dan memunculkan sentimen primordialisme dan sektarianisme.”Klien saya merasa dirugikan sehingga langsung ambil sikap dengan melaporkan Anies. Sebutan non pribumi dan pribumi itu menurut klien saya dapat mengakibatkan pecah belah bangsa dengan memunculkan sentimen priamodalisme dan sektarian seperti ini,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
9
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar