Dikira Detonator, Ternyata Cuma Alat Mesin Air Galon

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Kepastian ini berdasarkan hasil uji laboratorium oleh Tim Labfor Polri yang datang ke Polres Maros, Sulsel, pada Jumat pagi (20/10/2017).

Paket asal Malang, Jawa Timur, yang hendak dikirim ke Palu, Sulawesi Tengah, yang sebelumnya ditemukan Petugas Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dipastikan bukan detonator atau bahan peledak.

“Jadi dari hasil uji Labfor memastikan kalau barang itu ternyata bukanlah detonator untuk bahan peledak. Karena setelah diperiksa, di dalamnya tidak terdapat kandungan bahan peledak seperti yang kita duga sebelumnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Maros, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Jufri Natsir.

Dia juga mengatakan bahwa pemilik paket atau pengirim barang yang berada di Kota Malang juga telah diperiksa.

“Dari keterangan yang kami peroleh, paket yang berisikan 15 biji yang sebelumnya diduga detenator itu merupakan alat dari mesin air galon miliknya. Dia memang punya usaha air galon di Malang dan Palu,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, pada Senin malam (16/10/2017) lalu, sebuah paket yang diduga berisi 15 detonator diamankan di Regulated Agent Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saat melewati proses pemeriksaan X-Ray.

Rencananya paket yang merupakan barang transit itu akan dikirim ke Kota Palu Sulawesi Tengah yang akan diberangkatkan dengan menggunakan Pesawat Lion Air JT 780.

Hal ini membuat petugas sibuk memeriksa paket tersebut. Dan, pada akhirnya dipastikan bahwa paket itu bukan detonator, melainkan alat mesin air galon. (rin)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...