Jadi Daerah Penghasil Bawang Merah Nasional, Petani Enrekang Diminta Memakai Bibit Berkualitas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ENREKANG — Kabupaten Enrekang menjadi daerah sentra bawang merah nasional. Daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidrap dan Toraja itu telah sukses mengirimkan 100 ton bawang merahnya ke negara Vietnam.

Namun, jumlah itu dinilai belum cukup. Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Spudnik Sujono, mengakui, pihaknya masih terus akan menambah stok ekspor bawang merah dari Kabupaten Enrekang. Daerah berjuluk Bumi Massenrempulu ini sudah menjadi salah satu sentra kebutuhan bawang merah nasional.

Hanya saja, kata Spudnik, para petani bakal diarahkan untuk memakai bibit bawang merah yang berkualitas lebih baik, yakni Super Philip. Apalagi kualitas itu dianggap sangat baik untuk memenuhi grade ekspor ke negara lain.

“Kebanyakan yang dipakai sekarang kan varietas tajuk. Varietas ini adalah bibit yang didatangkan dari Nganjuk. Sementara kalau varietas Super Philip itu dari Bima,” beber Spudnik.

Menurutnya, pengembangan varietas itu di Kabupaten Enrekang sangat memungkinkan. Bantuan dari Kementan untuk pengembangan lahan bawang merah di Kabupaten Enrekang mencapai 250 hektare, tahun ini. Itu dari total 7000 hektare seluruh kawasan wilayah Indonesia. (mam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...