Densus Tipikor Bakal Lebih Garang Dibanding KPK

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Polemik pembentukan Densus Antikorupsi masih berjalan. Meski sudah sampai pada tahap pembahasan di DPR, masih banyak yang berpandangan pembentukan itu sebaiknya tak perlu dilakukan. Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis malah berpendapat berbeda. Menurut dia, Densus Antikorupsi yang tengah digodok Polri akan sangat kuat menindak kasus korupsi. Dia juga yakin bila densus itu akan lebih garang menindak, karena jumlah personelnya lebih banyak dibanding KPK. "Nanti pasti akan menjadi luar biasa, mungkin akan lebih galak dari KPK. Kekuatan KPK tidak seberapa dibanding Densus Tipikor," kata di diskusi yang ada di Jakarta Pusat, Sabtu (21/10). Pasalnya kata dia, Densus Antikorupsi ini membentuk unit-unit di jajaran kepolisian daerah. Tentu hal itu tak bisa dilakukan KPK yang hanya bertempat di Jakarta. Selain itu, dari personel juga jauh lebih banyak jumlah anggota kepolisian. Penanganan perkara korupsi di kepolisian pun diyakini akan jauh lebih meningkat dari sebelumnya. "Maka Presiden akan dapatkan apresiasi luar biasa karena berasa aura pertempuran. Akan terlihat pemerintah begitu bergairah bertempur lawan korupsi," papar Margarito. Terkait regulasi pembentukan densus tersebut, menurut dia memang ada pembeda dengan KPK. Kata Margarito, KPK memiliki kewenangan lebih ketimbang Polri. KPK diberi kewenangan menyadap dan tidak perlu izin pengadilan untuk menggeledah. Meski begitu, muncul kekhawatiran adanya abuse of power jika tidak ada sistem pengendalian yang menjamin kewenangan tidak akan disalahgunakan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan