Hampir Saja Ribuan Botol Miras Ilegal Beredar, Untung Digagalkan – FAJAR –
Daerah

Hampir Saja Ribuan Botol Miras Ilegal Beredar, Untung Digagalkan

ilistrasi

NUNUKAN –  Operasi pekat Mahakam 2017 yang terdiri dari aparat gabungan di Kecamatan Lumbis mengamankan ribuan minuman keras (miras) ilegal asal Malaysia yang dijual bebas ke masyarakat dengan cara sembunyi-sembunyi, Kamis (19/10) malam.

Kapolres Nunukan AKBP Jepri Yuniardi SIK, melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, Kamis (19/10) sekira pukul 21.00 Wita, personel gabungan dari Polsek Lumbis, Komando Rayon Militer (Koramil), Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI dan Satpol PP melaksanakan razia penyakit masyarakat dalam operasi pekat Mahakam 2017 di wilayah Polsek Lumbis.

“Saat operasi dilakukan, telah ditemukan miras dengan kadar alkohol 35 persen, minuman tersebut berasal dari Malaysia dan diduga diperjual belikan kepada masyarakat,” kata M. Karyadi kepada Radar Nunukan (Kaltim Post Group) Jumat (20/10).

Adapun pemilik miras tersebut adalah Kumawo (45) yang tinggal dari RT 01, Desa Mansalong Kecamatan Lumbis. Barang tersebut disita dari saksi Singanam (50) di lokasi yang sama. Ia menjelaskan, kronologis penangkapan dan penyitaan dilakukan, berawal dari operasi pekat Mahakam yang langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lokaso itu memang diduga sering membawa miras dari Malaysia ke Desa Mansalong. “Selama ini miras tersebut telah diperjual belikan kepada masyarakat dengan bebas,” ujarnya.

Saat tiba di TKP, pemilik miras tidak berada di tempat dan sedang berada di Desa Labang, Kecamatan Lumbis Ogong. Namun, di rumah tersebut ada Singanam yang sedang menunggu dan melayani pembeli miras yang datang secara tertutup.

Aparat gabungan telah menyampaikan kepada Singanam tentang adanya razia miras, diduga di TKP ada disimpan miras untuk diperjual belikan. Namun Singanam tidak koperatif, sehingga terpaksa dilakukan penggeledahan rumah yang disaksikan langsung Kepala Desa Mansalong, Darwin.

Saat penggeledahan dilakukan, ditemukan miras sebanyak delapan botol, kemudian ditemukan miras yang berada di gudang bawah rumah sebanyak 46 kotak. Di dalam kotak tersebut masing-masing berisi 24 botol besar dan kecil. “Total barang bukti telah diamankan aparat gabungan sebanyak 1.112 botol,” tuturnya.

Ia menambahkan, barang bukti telah disita dan dibawa ke Polsek Lumbis guna proses lebih lanjut. Sementara, Singanam telah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya akan dipanggil pemilik miras tersebut

“Untuk proses selanjutnya akan dipanggil pemilik miras, termasuk saksi akan dipanggil kembali untuk memberikan keterangan terkait miras yang didatangkan dari Malaysia,” pungkasnya. (nal/eza/KPG)

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!