Kasihan, Ibu dan Bayi Ditahan di Rumah Sakit, Pemkab Bekasi Hanya Diam

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BEKASI- Firiani, seorang warga Desa Mangunjaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kini masih ditahan pihak Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan lantaran tak mampu membayar biaya pengobatan sebesar Rp12 Juta.

Firiani dan bayinya yang baru saja dilahirkan itu, kini masih berada di ruang rawat inap RS Fatmawati.

Sementara Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai tidak ada perhatian terhadap warganya yang kesulitan biaya Rumah Sakit itu. Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dan Dinas Kesehatan Pemkab tidak merespon apa yang ditanyakan awak media soal pasien tersebut.

“Kita sudah berusaha menginformasikan tentang kejadian yang dialami Firiani ke Bupati Neneng melalui pesan singkat ke hendphonenya. Tapi tidak direspon. Kita tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh bupati terhadap peristiwa yang menimpa Firiani,” ungkap Syahrul, salah seorang wartawan media lokal di Bekasi, Sabtu (21/10).

Sementara itu, Fauzi, saudara dari Firiani mengungkapkan, ia sebetulnya juga telah meminta bantuan pada pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi terkait nasib Firiani dan anaknya, agar bisa diperbolehkan pulang.

Bahkan, permintaannya sebagai warga kurang mampu justru tidak ditanggapi.  Pihak Dinkes setempat beralasan, bahwa RS Fatmawati sudah tidak bekerjasama lagi dengan Pemkab Bekasi, terkait BPJS.

“Ini sungguh aneh pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Pemkab Bekasi. Kenapa kalau tidak bekerjasama dengan RS Fatmawati, malah dirujuk ke sini,” ungkapnya. .

Lebih lanjut ia menceritakan, awalnya Firiani dibawa ke RSUD Cibitung, Kabupaten Bekasi, untuk proses persalinan. Namun, tim medis di RSUD tersebut, mengatakan tidak sanggup menangani dan merujuk pasien ke RS Fatmawati.

Saudaranya itu kata Fauzi adalah peserta BPJS. Tapi, karena tidak membayar iuran setiap bulannya, kartu tersebut diblokir.

“Saudara saya menggunakan BPJS tapi iurannya belum dibayar. Namun aneh saja kenapa RSUD merujuknya ke Fatmawati, kaya di Bekasi gak ada rumah sakit yang bagus saja,” ungkap Fauzi.

Saat ini, Uzi bersama dengan mahasiswa dari FISIP Unisma Bekasi, tengah mengupayakan agar Firiani dan anaknya bisa pulang ke rumah secepatnya.

“Semoga ada orang yang bisa membantu agar Ibu dan anaknya bisa pulang kerumahnya,” harap Fauzi.  [boy/zul/rmol]

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...