Selama 13 Tahun, 18 Penderita HIV/AIDS Meninggal di Lutim

Minggu, 22 Oktober 2017 - 07:58 WIB

FAJAR.CO.ID, MALILI —Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Luwu Timur mencatat sebanyak 99 pengidap HIV/AIDS di Luwu Timur selama 13 tahun terakhir. Dari 99 penderita itu 18 diantaranya sudah meninggal.

“Data 2004 hingga 2015 itu sebanyak 99 yang terdeteksi positif dan 18 orang diantaranya sudah meninggal,” kata Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Luwu Timur, Andi Tulleng.

Menurut Andi Tulleng, rata-rata dari angka tersebut yang positif mengidap HIV/AIDS masih berusia muda. Dimana merupakan anak dengan rentan usia 18 tahun ke atas.

“Rata-rata kasus ini dialami oleh anak muda. Kemungkinan masih banyak yang positif tetapi tidak terdata karena mereka malu melaporkan sehingga tidak terdeteksi oleh KPA,” sebut Andi Tulleng.

Ia mengatakan, untuk menanggulangi dan menekan angka pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Luwu Timur, pihaknya telah melakukan koordinasi di semua Puskesmas serta menggandeng pihak Rumah Sakit (RS) PT Vale untuk bekerjasama dalam rangka membentuk tim warga peduli HIV/AIDS Warga Peduli AIDS (WPA).

BACA JUGA:  Soal Proyek PPI, Grefik: Kita Akan Usut

“Warga Peduli Aids ini nantinya bisa diimplementasikan serta memberikan pembekalan kepada warga lainnya soal HIV/AIDS,” jelasnya.

Andi Tulleng menyebutkan, terkait dengan dorongan menanggulangi dan menekan angka kasus, harus ada kerjasama yang sangat kuat antara pemerintah daerah dengan masyarakat melalui program WPA.

“Ini tanggungjawab bersama bukan hanya segelintir orang yang memang punya kepedulian saja. Harus ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya. (krm/rhm)