Demo Tagih Janji Jokowi, Dua Mahasiswa Ditahan, Sisanya Dipulangkan

  • Bagikan
Massa Aksi Tagih Janji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi -JK saat berkumpul di depan Istana. (Foto: Ridwan/JawaPos.com)
FAJAR.CO.ID -- Sebanyak 14 mahasiswa diamankan saat unjuk rasa menagih janji Tiga Tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Ke-14 mahasiswa tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun hanya dua orang yang sampai saat ini ditahan oleh polisi. "Sudah ditahan dua orang, sisanya dipulangkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (23/10/2017). Dua orang tersangka yang ditahan berinisial IM dan MYS mereka merupakan mahasiswa IPB dan STEI SEBI. Menurut Argo, keduanya ditahan sejak Minggu (22/10) karena mereka diduga melakukan perusakan fasilitas umum saat polisi berusaha membubarkan massa aksi dari depan Istana Negara. "Keduanya ditahan karena memprovokasi dan melakukan pengerusakan, kena pasal 160 dan pasal 170 KUHP," ucap Argo. Sementara, 12 orang lainnya sudah dipulangkan meski berstatus tersangka, mereka dikenakan pasal 216 dan pasal 218 KUHP tentang tidak mengindahkan perintah polisi untuk membubarkan diri saat unjuk rasa. "Ya (12 orang) itu langsung dipulangkan saja," jelas Argo. Sebelumnya Polda Metro Jaya mengamankan 14 orang mahasiswa yang ikut unjuk rasa tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di depan Istana Negara karena diduga sebagai provokator yang menyebabkan demo sempat rusuh. Petugas memberikan kesempatan kepada pengunjuk rasa untuk berdemo sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, padahal sesuai aturan batas demo pada pukul 18.00 WIB. Oleh karena tak menuruti imbauan, polisi membubarkan paksa pengunjuk rasa. Namun, beberapa pendemo melakukan perlawanan dan perusakan terhadap fasilitas umum.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan