Nenek Hilang Tiga Minggu, Ditemukan jadi Mayat – FAJAR –
Daerah

Nenek Hilang Tiga Minggu, Ditemukan jadi Mayat

Ilustrasi Mayat

FAJAR.CO.ID, Hampir sebulan lebih atau tiga minggu dua hari meninggalkan rumahnya , nenek berusia 93 tahun atas nama Lameria Lumban Gaol yang akrab dipanggil Op Darma warga Desa Ria-Ria Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara itu, ditemukan sudah menjadi mayat.

Ojak Sitohang warga Desa Ria-ria Dusun IV orang yang pertama kali menemukan mayat nenek itu mengaku, mayat tersebut di temukan sekitar jam 10 pagi di semak-semak sekitar dua ratus meter dari permukiman warga .

“Mayat itu saya temukan sekitar jam 10 pagi, Kamis 19 Oktober 2017, seperti biasanya setiap pagi saya melintas dari sini untuk ke ladang, namun waktu pertama kali saya temukan, mayat itu sudah tidak utuh lagi, di mana bagian-bagian tubuhnya, maaf cakap sudah tidak satu tempat lagi , dan sudah menjadi kerangka,” katanya.

Menurut warga setempat, sejak nenek ini meninggalkan rumah, warga di sini secara bersama-sama sudah melakukan pencarian secara rutin dengan melakukan penyisiran di desa ini dan bahkan sampai ke hutan. Selain melakukan penyisiran, bantuan dari orang pintar pun sudah ikut melakukan pencarian.

Sementara itu, Jaipar Siregar sekaligus anak kandung dari korban mengaku sangat sedih dan kehilangan ibunya, namun dari pihak keluarganya, mereka tidak akan akan menuntut apa-apa atas kematian ibunya.

Menurutnya, kematian ibunya murni bukan karena kekerasan, namun mungkin karena terjatuh dari bukit di sekitar di lokasi penemuan mayat.

“Jadi atas nama keluarga, kami tidak menuntut apa-apa. Karena ini murni bukan karena kekerasan. Mungkin saja, ketika ibu kami ini terjatuh, tidak ada yang mendengar, sehingga tidak ada pertolongan. Apalagi ibu kami ini sudah mulai pikun, dan hilangnya juga sudah hampir sebulan jadi atas nama keluarga kami tidak ada menuntut apa-apa,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pollung Iptu Nover Gultom ketika ditemui di sekitar lokasi rumah duka membenarkan ada penemuan mayat oleh warga setempat.

Sebelumnya, korban sudah menghilang atau meninggalkan rumah tiga minggu yang lalu. Menurut keterangan dari pihak keluarga, mereka tidak akan menuntut atas kejadian ini dan itu sudah resmi dibuat surat pernyataan oleh pihak keluarga korban.

Namun sebelumnya, kami dari kepolisian terlebih dahulu mempertanyakan pihak keluarga korban, apaah akan di lakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban sehingga dapat di proses untuk selanjutnya, karena itu adalah hak dari keluarga korban.

“Jadi semuanya kita tanyakan dulu sama pihak keluarga korban, apakah akan dilakukan otopsi atau tidak,” jelasnya. (pb/int)

loading...

Most Popular

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!