Pergoki Ratusan WNA asal Cina Menuju Kendari, Ifan Seventeen Merinding

0 Komentar

VOKALIS Grup Band Seventeen, Riefian Fajarsyah mengaku kaget dengan tenaga kerja asing yang Ia dapati di dalam pesawat saat menuju Kendari Sulawesi Tenggara untuk menghibur warga di sana belum lama ini.

Bahkan menurut pria yang akrab dipanggil Ifan ini, hampir 70 sampai 80% di dalam pesawat tersebut hanya terdapat Warga Negar Asing asal Cina. Video pemandangan tak lazim itu, diunggah oleh Ifan melalui akun instagram miliknya, Ifanseventeen.

“ADA YANG SALAH DENGAN NEGERI INI, Itu kata-kata yang pertama kali terlintas di kepala gw!
Mungkin udah kelima kalinya gw terbang ke daerah Sulawesi, 70-80% penumpangnya adalah tenaga kerja asli Cina, yang gak bisa Bahasa Inggris apalagi Bahasa Indonesia. Terakhir hari ini pesawat ke Kendari sekitar 70-80 orang isinya mereka semua.” Tulis Ifan Seventen pada unggahan videonya.

Rupanya hal serupa, bukan kali itu saja ditemui Ifan. Diakuinya, suda beberapa kali Ia menemuka kejadian pemandangan tersebut semenjak 6 bulan lalu.

 

“Sempet bikin merinding waktu Seventeen harus manggung di Morowali, 95% isi pesawatnya adalah tenaga kerja asli Cina, let’s say sekitar 130 orangan kali ya. GILA SIH, LO BISA BAYANGIN, SERASA ADA DI NEGERI LAIN. Dan menurut info pramugarinya, “IT HAPPENS EVERYDAY” GILA!!,” tulis pria 34 tahun itu.

“Seventeen manggung di Morowali 6 bulanan yang lalu, kalo itu terjadi tiap hari??! SEKARANG UDAH RUAMEEE BANGET BERARTI!!,” imbuhnya.

Sebagai penutup dari unggahan tersebut, Ifan mengaku prihatin dengan Pemerintah. Pasalnya kata dia, Indonesia juga mempunyai sumber daya manusia (SDM) yang terbuang, pengangguran juga dimana-dimana.

“TAPI SATU HAL YANG ADA DI KEPALA GW ADALAH,  Pada saat Indonesia masih berlebihan SDM nya, masih banyak pengangguran, bahkan kita masih banyak mengirimkan sodara-sodara kita buat kerja bertaruh nyawa di negeri orang, kenapa kita harus memasukkan tenaga kerja dari negeri lain?!,” tutupnya. (dal/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...