Perppu Ormas Diupayakan Lewat Musyawarah Mufakat

Senin, 23 Oktober 2017 - 13:53 WIB
Foto: Dery Ridwansah/Jawa Pos/FAJAR.co.id

FAJAR.CO.ID — Ketua Komisi II DPR, Zainuddin Amali, optimistis pengambilan keputusan akan dicapai dengan cara musyawarah mufakat. Hal ini dikatakannya saat Komisi II DPR akan mengambil keputusan tingkat satu Perppu Ormas, Senin (23/10/2017).

Amali optimistis karena Komisi II DPR sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Fraksi yang ada pun sepakat untuk menyelesaikan dengan musyawarah mufakat. Namun, politisi Partai Golkar itu memahami bahwa ini area politik sehingga tidak ada yang bisa menggaransi tidak ada perubahan. Bisa saja terjadi perubahan sikap fraksi-fraksi di detik-detik terakhir.

“Tapi kami harapkan selesai di sini sehingga di paripurna saya tinggal melaporkan dan tinggal mengesahkan apa yang (sudah diputuskan) di Komisi II,” ujar Amali sebelum rapat di gedung DPR, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Sementara, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan, pemerintah menginginkan terjadinya musyawarah mufakat dulu. “Apa pun ini menyangkut ideologi Pancasila,” kata dia sebelum rapat, Senin (23/10/2017).

Dia menegaskan negara punya aturan. “Saya kira sudah komitmen dengan namanya Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegas mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.

Dia menegaskan, ormas apa pun yang berserikat memang dilindungi UU. Namun, prinsip menerapkan Pancasila harus menjadi komitmen pemerintah dan DPR. “Nah, makanya nanti kami optimistis sekali teman-teman di fraksi ada kesepakatan,” tegasnya. (boy/jpnn/fajar)

 

Loading...